Mengenal Stasiun Semarang, Stasiun dengan Sejumlah Keunikan

Kereta api adalah armada transportasi yang tidak termakan usia. Semua kalangan mencintai kereta api sebagai layanan yang ramah untuk menemani perjalanan. Tidak heran stasiun hadir minimal satu di masing-masing kota. Termasuk kota Semarang yang menjadi pusat provinsi Jawa Tengah. Di sana ada stasiun Semarang yang memiliki beragam keunikan yang menarik perhatian, di antaranya.

Keunikan Stasiun di Semarang

stasiun semarang

1. Keunikan Sejarah Masa Lampau

Rancangan stasiun Semarang dimulai tahun 1911 dengan memperbaharui jalur kereta api Semarang-Surakarta-Yogyakarta yang sebelumnya diresmikan tahun 1873 dengan nama Tambak Sari. Rancangan baru ini dibuat karena wilayah Semarang sering tertimpa banjir dan menghalangi operasional. Untuk itu, tepat 29 April 1911 pembangunan dimulai, dan berhasi diresmikan pada 1 Juni 1914.

Proyek rancang bangun bangunan stasiun ini memakai jasa arsitek andal Ir. Sloth-Blauwboer. Didirikan tepat di Jalan Taman Tawang nomor 1, pada periode tahun 1868. Pembangunan ini mengalami pengembangan, dari jalur yang hanya sampai ke wilayah Tanggung, tahun 1873, diperpanjang hingga Yogyakarta. Uniknya, pembangunan tersebut terus dilanjut dengan pembuatan polder baru yang diresmikan tahun 1998, guna menyiasati banjir yang sering terjadi.

2. Kekhasan Bangunan dan Nada Selamat Datang

Perancang stasiun ini adalah Nederland-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS). Dibangun saat masa penjajahan Belanda, gaya bangunan Eropa masih dipertahankan hingga saat ini. Meskipun ada tambahan polder, perawatan bangunan lama di stasiun ini terbilang cukup baik. Di samping polder, ada monumen berupa lokomotif D301 59 dengan hiasan berupa air mancur dan lampu.

Ciri khas lainnya yang membuat rindu para penumpang kereta api adalah lagu selamat datang. Alunan jazz terdengar saat kereta api datang atau tiba. Lagu “Gambang Semarang” ciptaan Sidik Pramono dan Oey Yok Sang masih dilestarikan sampai sekarang. Ada juga kelompok pemusik keroncong yang setia menemani penumpang menunggu kedatangan kereta api.

3. Punya Fasilitas Lengkap

Fasilitas di stasiun ini cukup lengkap dan bersih, tidak kalah dengan suasana stasiun lainnya. Meskipun banyak penumpang yang lalu lalang, karyawan yang bertugas sigap dalam membersihkan wilayah stasiun. Mulai dari ruang tunggu penumpang, kamar mandi, hingga musholla, semuanya rapi dan bersih. Gerai makanan dan minuman juga tersedia di area stasiun.

Bagi penumpang disabilitas dan ibu hamil tidak perlu khawatir. Fasilitas seperti jalan khusus disabilitas dan ruangan menyusui sudah ada di stasiun ini. Para petugas di stasiun juga telah dilatih untuk bersikap ramah ke semua penumpang. Tanpa memandang asal dan fisik, fasilitas yang ada terus dikembangkan sebaik mungkin agar lebih memuaskan semua orang.

4. Padatnya Jalur Kereta Api

Meskipun kereta Jayabaya dan Kertajaya tidak berhenti di stasiun ini, jalur kereta terus berjalan padat. Jalur kereta api awalnya hanya empat, namun sekarang berkembang menjadi delapan. Untuk persilangan kereta berada di jalur enam. Semua jalur menggunakan peron berukuran rendah kecuali jalur nomor 1 yang digunakan untuk memudahkan naik turunnya penumpang.

Keberangkatan dan pemberhentian kereta juga ada di jalur tiga. Lalu jalur dua digunakan untuk jalur singgah. Sedang, di jalur 4 digunakan untuk kereta yang langsung melintas lurus. Berikutnya, lintas kereta api lurus kedua jenis kereta komuter berada di jalur 5. Dan terakhir, jalur untuk tempat parkir dan cuci kereta berada di jalur 7 dan 8.

5. Dekat dengan Wisata dan Hotel

Stasiun ini berada di dekat perkampungan Tawangsari yang mana jaraknya dengan pusat kota tidak jauh. Di sekitarnya saja sudah cukup mudah untuk menemukan hotel sebagai tempat menginap. Masyarakat lokal di sekitar stasiun siap membantu para pendatang. Untuk tujuan wisata sendiri, yang paling direkomendasikan adalah Alun-Alun Simpang Lima dan Lawang Sewu.

Saat selesai mengunjungi banyak tempat menarik dan istirahat sejenak di hotel yang nyaman, jangan lupa untuk membeli buah tangan. Kunjungi Pasar Johar atau Pasar Kota Lama dan temukan produk masyarakat Semarang. Contohnya saja gantungan kunci, kaos, dan makanan. Makanan yang paling diburu dari Semarang adalah lumpia rebung dan bandeng presto.

Baca Juga: SEJARAH UNIK STASIUN SIDOARJO BESERTA SARANA PRASARANANYA

Keunikan stasiun Semarang menarik wisatawan baik dari lokal maupun mancanegara. Sekedar melewatinya saja, penumpang kereta api dapat melihat aura bangunan stasiun dan fasilitas di sekitarnya yang memikat. Jelas, mengundang penumpang untuk menjadikan Semarang sebagai kota yang wajib dikunjungi selanjutnya. Siapkan cukup budget dan daftar tempat keren, untuk dikunjungi bersama orang terdekat!

Leave a Reply